Rabu, 30 Oktober 2013

Periode II tulisan (actuanting dalam manajemen)



Actuating adalah proses menggerakan atau memotivasi anggota agar bersemangat dan gerak untuk bekerja dalam rangka mencapai tujuan (suparmoko,2006)
Menurut Umar (2000) Dalam bahasa inggris ada lima istilah yang artinya hampir sama  maknanya berbeda untuk pengertian “menggerakan orang lain” seperti :
1)      Directing yakni menggerakan orang lain dengan memberikan berbagai pengarahan
2)      Actuating, yakni menggerakan orang lain dalam arti umum
3)      Leading, yakni menggerakan orang lain dengan cara menepatkan diri di muka     orang yang digerakan, membawa mereka ke suatu tujuan tertentu serta memberikan contoh – contoh
4)      Commanding, yakni menggerakan orang lain disertai unsure paksaan
5)      Motivating, yakni menggerakan orang lain dengan terlebih dahulu memberikan alas  an – alasan mengapa hal itu harus dikerjakan.
Menurut arifin dalam umar (2000) Banyak arti yang dikemukan para ahli manajemen mengenai actuating (penggerakan) yaitu suatu usaha menggerakan orang atau orang – orang untuk suka dan dapat bekerja untuk mencapai tujuan yang telas ditetapkan secara efektif dan efisien. Dan beberapa hal yang berkaitan dengan actuanting yaitu : (a) fungsi penggerakan (b) relationship (c) kominikasi (d) kepuasan kerja (e) motivasi (f) konflik (g) kepemimpinan.
Actuanting dalam manajemen memaparkan bahwa penggerakan orang lain mempunyai  dan tujuan tertentu serta menumbuhkan kepemimpinan yang baik. Komunikasi dan rentang kendala menjadi suksesnya penggerakan ini, serta dapat dilihat dari kepuasan, motivasi dn kadar konflik para bawahan.
Dalam hal ini penting sekali manajemen, yaitu penggerakan(actuating) memaparkan bahwa menggerakan orang lain mempunyai fungsi dan tujuan tertentu serta menumbuhkan kepemimpinan yang baik. Kominikasi dan rentang kendali menjadi sangat penting dalam suksesnya penggerakan, misalnya dilihat melalui kepuasan, motivasi dan kadar para bahawahan.
(1)   Fungsi penggerakan yaitu :
(a)     seseorang (orang – orang) supaya bersedia menjadi pengikut
(b)   Menaklukan daya tolak seseorang (orang – orang)
(c)    Membuat seseorang atau orang – orang suka mengerjakan tugas dengan lebih baik
(d)   Mendapatkan, memelihara dan memupuk kesetiaan pada pemimpin, tugas dan organisasi tempat mereka bekerja
(e)    Menanamkan, memelihara dan memupik rasa tanggung jawab seseorang atau orang – orang terhadap Tuhannya, Negara dan masyarakat.
(2)   Pengertian kepemimpinan
Kepemimpinan merupakan suatu proses mengenai pengarahan dan usaha untuk mempengaruhi kegiatan yang berhubungan dengan anggota kelompok.
(3)   Komunikasi
Mengkomunikasikan sesuatu, baik ke atas, ke bawah maupun kesamping, memiliki cara sendiri. Untuk komunikasi ke bawah yang harus perlu dikuasi yaitu : (a) memberikikan perhatian penuh pada bawaham, (b) menggunakan pertanyaan terbuka, (c) medengarkan pertanyaan – pertanyaan terbuka dll. Sedangkan untuk komunikasi ke atas, bawahan dengan cara : (a) melaporkan dengan segera setiap perubahan, (b) menyusun informasi sebelum dilaporkan, (c) memberikan keterangan selengkapnya dll.
(4)   Hubungan (relationship)
Hubungan dalam organisasi berkaitan dengan (span of control) yang diperlukan organisasi. Disebabkan keterbatasan yang dimiliki manusia seperti para atasan. Rentang kendali adalah jumlah bawahan langsung dapat dipimpin dan dikendalikan secara efektif oleh atasan.
(5)   Kepuasan kerja
Kepuasan kerja didefinisikan sebagai peneilian atau cerminan dari perasaan pekerja terhadap pekerjaannya.
(6)   Motivasi
Motivasi merupakan daya penggerak yang memotivasi semangat kerja yang terkandung dua harapa yaitu teori harapan dan teori keadilam
(7)   Konflik
Konflik merupakan perselisihan atau perjuangan di antara dua pihak, ditandai dengan sikap permusuhan terbuka atau sengaja menganggu pencapaian tujuan pihak lawan.
Untuk memperoleh keuntungan, badan usaha harus mengelola sumber daya produksi secara efisien dan efektif dengan prinsp – prinsip manajemen actuanting seperti : (a) fungsi manajemen yang bias digunkan untuk mencapai badan usaha adalah perencanaan, pengorganisasian,motivasi dan pengawasan. (b) fungsi operasional berkaitan dengan aktifitas badan usaha yang harus bias mengelola dengan baik unsure personalia, produksi, pemasaran dan pembelajaan. (Alam, 2007)


Daftar pustaka

Umar, H. (2000) Business an introduction. Jakarta : PT Gramedia utama.
M. S & ranggabawono, I. (2006) ekonomi SMA kelas XII. Jakarta : Quadara
Alam, S. (2007) ekonomi kelas XII. Jakarta : erlangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar