Jumat, 25 Oktober 2013

Periode II tugas (pengorganisasian struktur manajemen)

Menurut Umar (2000) Secara garis besar langkah – langkah pengorganisasian dimulai dari merencanakan, melaksanakan, dan memantau kerja organisasi. Secara garis besar adalah :
(a)   Merinci seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan agar sesuai dengan misi dan visinya.
(b)  Mengkombinasikan pekerjaan anggota organisasi dengan cara yang logis dan efisien
(c)   Membagi beban kerja ke dalam aktivitas –aktivitas yang secara logis dan memadai dapat dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang.
(d)  Menetapkan mekanisme untuk mengkoordinasikan pekerjaan anggota organisasi dalam satu kesatuan yang harmonis
(e)   Memantau efektivitas organisasi dan mengambil langkah – langkah penyesuaian untuk mempertahankan atau meningkatkan efektifitas.
Organisasi diartikan sebagai suatu alat atau wadah kerjasama untuk mencapai tujuan bersama dengan pola tertentu yang perwujudtannya memiliki kekayaan fisik maupun non fisik
       Pengorganisasian adalah pengelompokan aktifitas – aktifitas untuk tujuan mencapai objektif, penugasaan, suatu kelompok manajer dengan autoritas pengawasan setiap kelompo, dan menentukan cara dari pengkoordinasian aktivitas yang tepat dengan unit lainnya, baik secara vertikal, maupun harisontal yang bertanggung jawab untuk mencapai objek organisasi.
Menurut rahman (2004) Organisasi itu sendiri yaitu suatu pola dari cara – cara dalam mana sejumlah orang yang saling berhubungan, bertemu muka, secara intim dan terikat dalam suatu tugas yang bersifat kompleks, berhubungan satu dengan yang lainnya secara sadar, menentapkan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan semula secara sistematis.
Asas – asas organisasi merupakan berbagai pedoman yang secara maksimal dilaksanakan agar diperoleh suatu struktur organisasi yang baik dan aktivitas yaitu dengan (1) perumusan tujuan organisasi seperti : (a) penetapan haluan organisasi, (b) pemilihan bentuk organisasi, (c) pembentukan struktur organisasi (2) departemenisasi yaitu aktivitas untuk menyusun satuan – satuan organisasi yang diperlukan dalam rangka melaksanakan fungsi yang ada. (Umar, 2000)
Pada umumnya manajemen dapat didefinisikan sebagai ilmu dan seni untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain. Serta manajemen menurut Ruky (2012) sebuah proses merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengawasi atau mengendalikan usaha – usaha dari anggota suatu organisasi dan menegnai cara mendayagunakan semua sumber daya dan dana yang dimiliki oleh organisasi tersebut untuk mencapai tujuan – tujuannya.
Menurut Zaharuddin (2006) Kegiatan manajemen memerlukan pengetahuan yang luas karena mencakup sebagai fungsi manajemen seperti: (1) perencanaan (planning) (2) pengorganisasian (organizing) (3) penyelenggara staff (staffing) (4) pengarahan (direction) (5) pengawasan (controlling).
        1.    Perencanaan (planning)
Perencanaan merepukan penetuan dari apa yang harus dilakukan dan bagaimana . Seseorang manajerial harus mencari sumber potensial yang menghasilkan keuntungan dan merencanakan bagaimana cara untuk merealisasikannya. Perencanaan dapat dibagi menjadi dua macam perencanaan, yaitu:
(a)    Perencanaan jangka panjang adalah suatu perencanaan untuk jangka waktu lama, yakni lebih dari 1 tahun atau bahkan lebih dari lima atau sepuluh tahun.
(b)   Perencanaan jangka pendek merepukan perencanaan dalam waktu yang singkat, yakni 1 hari, 1 bulan, 1 tahun atau 2 tahun.
     2.    Pengorganisasian (organizing)
Organisasi didefinasikan sebagai suatu kegiatan yang koordinasi dari sekelompok orang  bekerjasama untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dibawah kekuasaan dan kepimpinan.
     3.    Penyelenggaraan staff (staffing)
Penyelenggaraan staff merepukan fungsi manajerial yang menyangkut pengadaan dan penempatan orang – orang yang memenuhi syarat untuk tugas tertentu didalam organisasi yang telah dirancang sebelumnya. Penyelenggaraan staff dikenal sebagai manajemen personal.
     4.    Pengarahan (direction)
Pengarahan disebut dengan supervisi yakni menyangkut motivasi dan bimbingan kepada bawahan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
     5.    pengawasan (controlling) 
pengendalian merupakan pengawasan dari pelaksanaan suatu rencana yang telah ditetapkan. Pengendalian untuk mendorong penyesuaian pelaksanaan dari rencana agar tidak terjadi deviasi (penyimpangan) yang cukup besar.


Daftar pustaka :

Umar, H. (2000) Business an introduction. Jakarta : PT Gramedia utama.
                           
Swanburg, R.(1994) Kepemimpinan dan manajemen keperawatan klinis. Bandung kedokteran EGC

Rahman, H.(2004) Manajemen fit and proper test. Yogyakarta : pustaka widyatma

Zaharuddin, H. (2006) Mengenali potensi wirausaha. Bekasi : Penerbit CV Dian   anugrah prakarsa.     
 Ruky, A. (2012) Sukses sebagai manajer professional tanpa gelar atau mba: PT gramedia utama



Tidak ada komentar:

Posting Komentar