Senin, 06 Mei 2013

Kimia & Fisika (tugas minggu ke 4)


Asal mula kehidupan

Asal usul kehidupan merupakan prekursor evolusi biologis, namun pemahaman terhadap evolusi yang terjadi seketika organisme muncul dan investigasi bagaimana ini terjadi tidak tergantung pada pemahaman bagaimana kehidupan dimulai. Konsensus ilmiah saat ini adalah bahwa senyawa biokimia yang kompleks, yang menyusun kehidupan, berasal dari reaksi kimia yang lebih sederhana. Namun belumlah jelas bagaimana hal itu terjadi. Tidak begitu pasti bagaimana perkembangan kehidupan yang paling awal, struktur kehidupan pertama, ataupun identitas dan ciri-ciri dari leluhur universal terakhir dan lungkang gen leluhur. Oleh karena itu, tidak terdapat konsensus ilmiah yang pasti bagaimana kehidupan dimulai, namun terdapat beberapa proposal yang melibatkan molekul swa-replikasi (misalnya RNA) dan perakitan sel sederhana
Evolusi berasal dari bahasa latin, evolvo berate membuka gulungan atau membuka lapisan. Inggris, evalution berate perkembangan secara bertahap. Menurut ilmu pengetahuan alam diartikan sebagai perkembangan makhluk hidup secara berangsur – angsur dari bentuk sederhana ke bentuk yang lenih sempurna.
Pengertian kimia dan fisika 
Kimia Fisik adalah ilmu yang mempelajari fenomena makroskopik, mikroskopik, atom, subatom dan partikel dalam sistem dan proses kimia berdasarkan prinsip-prinsip dan konsep-konsep fisika, dengan bidang khusus a.l. termodinamika kimia, kimia kuantum, dan kinetika. Kimia Fisik banyak menggunakan konsep-konsep dan prinsip Fisika Klasik (seperti energi, entropi, suhu, tekanan, tegangan permukaan, viskositas, hukum Coulomb, interaksi dipol), Fisika Kuantum (seperti foton, bilangan kuantum, spin, kebolehjadian, prinsip ketakpastian), maupun Mekanika Statistik (seperti fungsi partisi, distribusi Boltzmann). Bagian penting dari ilmu ini termasuk termodinamika kimiakinetika kimiakimia kuantumelektrokimiakimia permukaan dan kimia padatan, dan spektroskopi. Kimia fisik juga penting bagi ilmu material modern.

Perubahan fisika dan perubahan kimia

Setiap materi yang ada di alam semesta akan berubah, tidak ada satu punmateri di alam semesta yang abadi.Begitu banyak materi yang berubah. misalnya perubahan air dipanaskansampai mendidih maka air berubah menjadi uap, kemudian pembakaran kayuakan menghasilkan asap dan menyisakan abu.

Perubahan Fisika
Perhatikan es batu yang dipanaskan. Es yang awalnya berwujud padatakan berubah wujud menjadi cair. Es batu dibuat dan air yang berwujud cair, kemudian didinginkanhingga membeku menjadi padatan yang disebut es. Perubahan es menjadi air dan air menjadi es merupakan perubahan fisika, Es yang asalnya berupa air akan berubah kembali menjadi air. peristiwa ini, yang berubah hanya wujud zat.Perubahan mi tidak menghasilkan senyawa baru. Es batu dan air merupakan senyawa yang sama. yaitu H2O.

Pemisahan campuran iodium dan pengotornya dengan cara sublimasi, Ketika dipanaskan, iodium padat akan menyublimmenjadi iodium gas. Iodium gas akan berubah kembali menjadi iodium pada setelah di dinginkan. Sifat iodium padat setelah didinginkan sama dengan iodium padat sebelum dipanaskan.  
Penjelasan-penjelasan tersebut merupakan contoh-contoh perubahan fisika. Perubahan fisika tidak mengubah sifat zat tersebut. Dengan kata lain, perubahan fisika tidak menghasilkan senyawa baru. Kemudian dengan garam dan gula yang dilarutkan dalam air. Jika dilarutkan dalam air, garam yang berasa asin akan membentuk larutan garam yang juga berasa asin. Ketika larutan garam dipanaskan sampai semua air menguap, akan timbul kristal-kristal garam yang rasanya tetap asin. Demikian juga dengan gula. Jika gula yang berasa manis dilarutkandalam air, akan terbentuk larutan gula yang rasanya tetap manis. Jika larutangula tersebut dipanaskan sampai semua air menguap, akan dihasilkan padatangula dan rasanya tetap manis. Garam dan gula yang berubah menjadi larutan garam atau larutan gula termasuk  perubahan fisika karena tidak mengubah sifat gula dan garam

Arang hasil pembakaran gula tidak dapat dikembalikan menjadi gula. Demikian juga pada pembakaran kertas. Kertas yang terbakarmenghasilkan abu, asap, dan gas. Zat-zat hasil pembakaran kertas tersebuttidak dapat dikembalikan menjadi kertas. Bagaimana dengan lilin yangterbakar? Ingat! Pada pembakaran lilin, ada lilin yang terbakar dan ada lilinyang meleleh. Lilin yang meleleh termasuk perubahan fisika karena tidak menghasilkan zat baru. Adapun pada lilin yang terbakar, lilin tersebut berubah menjadi asap dan gas yang tidak terlihat oleh mata. Asap dan gasyang dihasilkan tidak dapat dikembalikan menjadi lilin. Perubahan-perubahantersebut termasuk perubahan kimia. Pada perubahan kimia dihasilkansenyawa baru yang sifatnya berbeda dengan senyawa asal.

Perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari
Perubahan fisika dapat terjadi karena adanya perubahan wujud, pelarutan, adanya perubahan bentuk, dan aliran energi.a. Perubahan Fisika karena Perubahan Wujud Setiap materi yang berubahwujud karena pengaruh pemanasan akan mempunyai sifat yang sama.Materi tersebut juga dapat dikembalikan ke sifatnya semula
perubahan fisika karena perubahan wujud adalah pelelehan, peleburan, pencairan, penguapan, pengembunan, pembekuan, penyubliman, danterdeposisi.Contoh-Contoh Perubahan Fisika karena Perubahan Wujud dalamKehidupan Sehari – hari.

Perubahan Wujud
Contoh
Pelehan / peleburan
Lilin meleleh, karet meleleh, peleburan besi,peleburan almunium
Pencairan
Es mencair, salju mencair
Penguapan
Air laut menguap, eter menguap, minyak kayu putih menguap
Pengembunan
Uap air mengembun
Pembekuan
Air membeku, minyak membeku, agar – agar membeku
Penyebulinan
Es kering berubah menjadi gas, menol padat menyublin menjadi uap

Perubahan Fisika karena Pelarutan  

Sifat gula yang dilarutkan dalam air seperti rasa  manis  masih  tetap tampak jika larutan guladiuapkan. akan diperoleh kembali gula dengan  sifatmanis yang sama. Proses pembuatan sirop, cuka, dan  alcohol 70 % merupakan. contoh perubahan fisika

Perubahan Fisika karena Perubahan Bentuk 

Perubahan materi dan kayu menjadi kursi termasuk perubahan fisika. Hal karena kayu hanya berubah bentuknya saja. Adapun sifatnya tidak berubah. Sifat kursi atau meja sama dengar  kayu. Begitupun  dengan  perubahan  layu gelondongan menjadi kayulembaran, batang bambu menjadi angklung,kertas menjadi kapal-kapalan, dan kain menjadi pakaian

Perubahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

Perubahan kimia dapat terjadi karena adanya pembakaran, pengaratan,  pembusukan, fermentasi, pemasakan, fotosintesis, dan pengenzimannya. Perubahan  kimia karena pembakaran pembakaran merupakan reaksi kimia antara materi yang terbakar  dan  gas  oksige. Pembakaran disebabkan adanya a.Selainmenghasilkan abu dan gas, pembakaran materi juga menghasilkanenerg. Misalnya, pembakaran lilin  menghasilkan energi cahaya dan pembakaran bensin! solar menghasilkan energi gerak. Dalam kehidupan sehri-hari, banyak ditemukan peristiwa jenis reaksi kimia ini. Misalnya,kayu, kertas, lilin, bensin, atau solar dibakar atau bom yang meledak. 

Perubahan Kimia karena Pengaratan merupakan reaksi kimia

Mnghasilkan zat baru. Besi (Fe) berubah menjadi karat besi. Sifat dan karat besi berbeda  Besi pagar yang berkarat akan rapuh dan mudah runtuh. Begitu juga dengan atap seng.Istilah yang digunakan untuk reaksi antara logam (selain besi), gasoksigen, dan air adalah korosi. Atap seng yang berkorosi akan mudah bocor jika terjadi hujan

Perubahan Kimia karena Pemasakan

Larutan garam yang dipanaskan akan mnghasilkan  kmbali garam  Itulah sebabnya pelarutan garam termasuk perubahan fisika  Adapun menanak beras temasuk perubahan kimia  Hal ini disebabkan beras yang ditanak berubah menjadi nasi. Nasi tidak dapat berubah kembali menjadi beras.Demikian juga dengan proses-proses lainnya karena pemanasan seperti merebus  jagungi, menggoreng telur, atau membuat kue bolu Dengan adanya pemanasan, makanan menjadi lebih lunak sehingga 
perut lebih mudah mencerna




Sumber 

1 komentar: