Senin, 25 Maret 2013

TUGAS minggu ke 4 matematika & IAD (penjelasan efek gejala rumah kaca)



Gejala rumah kaca dan Penjelasaan mengapa jika mendung udara menjadi panas ?


 



Efek rumah kaca, yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya. Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat aktivitas manusia. Yang belakang diterima oleh semua; yang pertama diterima kebanyakan oleh ilmuwan, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat.


Pengertian efek rumah kaca adalah sebuah kondisi, suhu dari sebuah permukaan benda langit seperti planet dan bintang meningkat secara dratis. Peningkatan suhu ini disebabkan oleh adanya perubahan kondisi dari komposisi serta keadaan atmosfer yang mengelilingi benda langit tersebut.
Pengertian efek rumah kaca ditemukan ketika adanya sebuah penemuan yang menunjukan kondisi atsmosfer bumi sudah mulai berlubang. Proses ini terjadi karena adanya peningkatan suhu dunia yang disebakan oleh makin banyak partikel bebas yang mencemari udara. Adanya karbondioksida yang disebakan oleh adanya proses pembakaran atau kendaraan bermotor. 
 
Selain karbondioksida, ada beberapa senyawa lain yang memiliki peranan dalam menciptakan efek rumah kaca. Di antaranya adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida atau NO serta nitrogen dioksida atau disebut NO2. Pengguna alat pendingin ruangan, memiliki dampak signifikan terhadap fenomena efek rumah kaca. Hal tersebut disebabkan oleh peralatan rumah tangga tersebut menggunakan senyawa Clorofluorocarbon atau CFC yang memiliki dampak semua terhadap atmosfer sebagaimana CO2.  Serta  kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.

Energi yang masuk ke Bumi: 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer, 25% diserap awan, 45% diserap permukaan bumi, 5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi.                                                                                                                                                                    Dan dampaknya ketika awan terlihat hitam (mendung), terjadi proses perubahan uap air (gas) berubah menjadi air (cair). Pada proses ini dilepaskan sejumlah panas (kalor) ke udara. Awan yang berwarna hitam gelap (mendung) biasanya tidak terlalu tinggi dibandingkan awan yang putih, sehingga semakin dekat jaraknya ke permukaan bumi, efek panas yang dilepaskan semakin terasa. Kondisi ini akan lebih panas jika sebelumnya matahari bersinar terik, sehingga panas yang kita rasakan adalah akumulasi dari pelepasan energi dari perubahan fase uap air menjadi air dan energi panas sisa yang dipancarkan bumi.


 Serta meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar. Menurut perhitungan simulasi, efek rumah kaca telah meningkatkan suhu rata-rata bumi 1-5 °C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5 °C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat.


SUMBER 

 http://latip.sdmuhcc.net/mengapa-saat-mendung-udara-terasa-panas.html

 http://www.anneahira.com/pengertian-efek-rumah-kaca.htm
 http://id.wikipedia.org/wiki/Efek_rumah_kaca







Tidak ada komentar:

Posting Komentar